Scroll untuk baca artikel
#
banner 728x90
Kriminal

Dugaan Skandal Oknum Satpam Kebun Torgamba: Manajemen Didesak Beri Kepastian Sanksi

30
×

Dugaan Skandal Oknum Satpam Kebun Torgamba: Manajemen Didesak Beri Kepastian Sanksi

Sebarkan artikel ini

LABUHANBATU SELATAN — Dugaan pelanggaran disiplin berat oleh oknum petugas satuan pengamanan (satpam) di Kebun Torgamba Afdeling I berinisial H.P. kini menjadi sorotan publik. Oknum pengaman tersebut diduga tepergok berada di sebuah hotel kawasan Bagan Batu bersama istri seorang karyawan pemanen pada 24 Oktober 2026 lalu.

​Informasi yang dihimpun menyebutkan, dugaan insiden tersebut diketahui langsung oleh suami yang bersangkutan serta disaksikan oleh seorang mandor panen bermarga Hutasoit bersama istrinya. Pascakejadian tersebut, H.P. dikabarkan tidak lagi masuk kerja hingga 31 Oktober 2026 tanpa kejelasan status perizinan.

Guna memastikan keterbukaan informasi dan penegakan aturan perusahaan, Awak Media dilaporkan telah melayangkan surat konfirmasi dan permohonan klarifikasi resmi secara tertulis kepada Manager Kebun Torgamba, Mustaqim Pane.

​Sejumlah hal penting yang dipertanyakan meliputi:

  1. ​Status pemeriksaan internal manajemen terhadap oknum H.P.
  2. ​Kejelasan sanksi sesuai Peraturan Direksi (PERDIM) terbaru.
  3. ​Alasan dan status keabsahan ketidakhadiran H.P. selama sepekan berturut-turut.
  4. ​Komitmen manajemen dalam menegakkan disiplin personel keamanan.

​Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen Kebun Torgamba maupun Manager Kebun belum memberikan tanggapan atau tanggapan resmi atas konfirmasi yang telah disampaikan.

​Upaya konfirmasi dan klarifikasi masih terus dilakukan oleh awak media demi mengedepankan asas keberimbangan berita (cover both sides) serta kejelasan penegakan hukum internal perusahaan.

Dukung Jurnalisme Warta Indonesia

Dalam segala situasi, Warta Indonesia berkomitmen menghadirkan fakta jernih langsung dari lapangan. Dukungan Anda membantu jurnalisme tetap independen dan terpercaya.

Berikan Apresiasi Sekarang
READ  TNI evakuasi karyawan Freeport yang terjebak oleh OPM di Papua Tengah