Scroll untuk baca artikel
#
banner 728x90
AkademikOrganisasi

MAPABA I PMII FUSI UIN-SU Medan Dorong Lahirkan Kader Berani, Berpikir, dan Berjuang

78
×

MAPABA I PMII FUSI UIN-SU Medan Dorong Lahirkan Kader Berani, Berpikir, dan Berjuang

Sebarkan artikel ini
MAPABA I PMII FUSI UIN-SU Medan Dorong Lahirkan Kader Berani, Berpikir, dan Berjuang

MEDAN – Pengurus Rayon Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam (FUSI) UIN Sumatera Utara, Medan menggelar Masa Penerimaan Anggota Baru (MAPABA) I dengan mengusung tema “Dari Proses Menuju Pergerakan: Membentuk Kader yang Berani, Berpikir, dan Berjuang.”

Kegiatan tersebut berlangsung pada Sabtu, 3 Oktober 2026, di Aula H. Anif, Kampus I UIN Sutomo, Medan. MAPABA I menjadi bagian dari tahapan awal kaderisasi PMII untuk memperkenalkan nilai-nilai organisasi sekaligus membangun karakter, komitmen, dan kesadaran peserta sebagai calon kader.

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua MABINRA PMII FUSI UIN-SU, Dr. Maraimbang Daulay, M.A., Ketua Rayon PMII FUSI UIN-SU, Muhammad Rizky H. Hasibuan, Ketua Panitia MAPABA I, Rahmad Hidayat Hasibuan, serta sejumlah senior PMII FUSI, di antaranya Mhd. Rizki Kurniawan, M.Ag., dan Khairul Huda, M.Sos. Turut hadir jajaran Pengurus Rayon FUSI, Ketua KOPRI Rayon FUSI Jessica Febiola beserta jajaran, panitia, peserta MAPABA, serta para tamu undangan.

Selain menghadiri kegiatan, sejumlah senior PMII FUSI turut berperan sebagai pemateri Dr. Aprilinda Harahap, M.A, Fitriani, M.Ag, Idris Siregar, M.Ag, dan Riski Syaputra, M.Ag. Kehadiran para pemateri tersebut menjadi bagian dari proses pembekalan bagi peserta dalam memahami nilai-nilai organisasi dan proses kaderisasi PMII.

Dalam sambutannya, Ketua MABINRA PMII FUSI UIN-SU, Dr. Maraimbang Daulay, M.A, menekankan bahwa MAPABA tidak semata-mata dimaknai sebagai kegiatan untuk menambah jumlah anggota organisasi. Menurutnya, MAPABA merupakan bagian penting dari proses pembentukan kader yang memiliki integritas, komitmen, serta kesadaran terhadap tanggung jawab sebagai bagian dari PMII.

“MAPABA bukan sekadar mencari anggota, tetapi bagaimana kita membentuk kader yang memiliki integritas dan komitmen. Karena itu, setiap peserta diharapkan tidak hanya mengenal PMII, tetapi juga memahami nilai-nilai organisasi serta memiliki kemauan untuk terus belajar, berproses, dan mengambil peran dalam organisasi maupun masyarakat,” ujarnya.” ujarnya.

READ  Sekretaris Umum MUI Sumut Buka Dialog Strategis Komunikasi Keumatan di Era Digital

Ia menyampaikan bahwa proses kaderisasi harus menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan keberanian dalam menyampaikan gagasan, kemampuan berpikir kritis, serta kemauan untuk mengambil peran dalam kehidupan organisasi dan masyarakat.MAPABA I PMII FUSI UIN-SU Medan Dorong Lahirkan Kader Berani, Berpikir, dan Berjuang

Menurutnya, keberadaan kader tidak hanya diukur dari keikutsertaan dalam kegiatan organisasi, tetapi juga dari kemampuan memahami nilai-nilai yang diperjuangkan serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Karena itu, proses kaderisasi perlu dilakukan secara berkelanjutan agar anggota baru dapat berkembang menjadi kader yang memiliki kapasitas dan tanggung jawab.

Sementara itu, Ketua Rayon PMII FUSI UIN-SU, Muhammad Rizky H. Hasibuan, menegaskan bahwa MAPABA merupakan langkah awal dalam proses kaderisasi dan regenerasi organisasi.

“MAPABA bukan hanya tentang menerima anggota baru, tetapi menjadi langkah awal untuk mengenalkan nilai-nilai PMII dan membentuk kader yang memiliki keberanian, pemikiran kritis, serta komitmen dalam berorganisasi” ujarnya.

Menurutnya, peserta MAPABA diharapkan tidak menjadikan kegiatan tersebut sekadar formalitas, tetapi mampu memanfaatkannya sebagai ruang untuk belajar, berdiskusi, membangun kebersamaan, dan mengembangkan kapasitas diri.

Sementara itu, Ketua Panitia MAPABA I, Rahmad Hidayat Hasibuan, mengatakan bahwa kegiatan tersebut dipersiapkan sebagai ruang pembelajaran awal bagi mahasiswa yang ingin mengenal PMII sekaligus mengikuti proses kaderisasi organisasi.

“Kami berharap MAPABA ini tidak hanya menjadi kegiatan penerimaan anggota baru, tetapi menjadi awal bagi peserta untuk belajar, membangun kebersamaan, dan menumbuhkan semangat untuk terus berproses di PMII” katanya.

Ia juga mengajak seluruh peserta mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh agar proses yang dijalani dapat memberikan pengalaman dan pemahaman yang menjadi bekal dalam perjalanan mereka sebagai kader PMII.

Pelaksanaan MAPABA I diharapkan menjadi titik awal bagi peserta untuk mengikuti proses kaderisasi secara berkelanjutan. Peserta tidak hanya diarahkan untuk menjadi anggota organisasi, tetapi juga dipersiapkan untuk mengikuti tahapan pembinaan dan pengembangan kapasitas kader sesuai dengan proses kaderisasi PMII.

READ  K.H. Muhammad Nuh Mengutuk Rencana Trump Mengambil Alih Gaza

Tema “Dari Proses Menuju Pergerakan” menjadi penegasan bahwa perjalanan sebagai kader PMII membutuhkan proses, pembelajaran, keberanian, dan komitmen. Melalui MAPABA I, para peserta diharapkan dapat menjadikan pengalaman awal tersebut sebagai bekal untuk terus belajar, mengembangkan gagasan, serta mengambil peran dalam kehidupan organisasi dan masyarakat.

Kegiatan MAPABA I pun menjadi bagian dari langkah awal regenerasi PMII FUSI UIN-SU dalam menyambut hadirnya kader-kader baru yang diharapkan mampu melanjutkan dinamika dan gerakan organisasi ke depan.

Dukung Jurnalisme Warta Indonesia

Dalam segala situasi, Warta Indonesia berkomitmen menghadirkan fakta jernih langsung dari lapangan. Dukungan Anda membantu jurnalisme tetap independen dan terpercaya.

Berikan Apresiasi Sekarang