Scroll untuk baca artikel
#
banner 728x90
MediaRagam

Bantah Hindari Wartawan, Camat Pagar Merbau Angkat Bicara Soal Polemik Lahan Eks PTPN I

424
×

Bantah Hindari Wartawan, Camat Pagar Merbau Angkat Bicara Soal Polemik Lahan Eks PTPN I

Sebarkan artikel ini
Bantah Hindari Wartawan, Camat Pagar Merbau Angkat Bicara Soal Polemik Lahan Eks PTPN I

DELI SERDANG – Camat Pagar Merbau, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, secara tegas membantah tudingan miring yang menyebut dirinya sengaja menghindari wartawan terkait isu panas lahan eks PTPN I Regional I. Klarifikasi ini disampaikan untuk meluruskan opini publik yang berkembang belakangan ini.

“Perlu saya tegaskan, saya selalu terbuka (welcome) kepada siapa pun, apalagi kepada rekan media. Jadi, berita menohok yang dialamatkan kepada saya itu tidak berdasar. Terkait lahan eks PTPN I, persoalan tersebut bahkan sudah memanas jauh sebelum saya menjabat sebagai Camat Pagar Merbau,” tegas Junaidi kepada mediatribunsumut.com via pesan WhatsApp, Sabtu (24/01).

Ia menyayangkan adanya narasi yang menyebut dirinya melakukan pembiaran terhadap sengketa tanah di Desa Pagar Merbau I. Junaidi memastikan bahwa tuduhan dirinya sengaja menghindar dari tanggung jawab adalah informasi yang tidak akurat.

Persoalan ini mencuat setelah adanya pemberitaan mengenai penguasaan fisik lahan eks PTPN yang diklaim sebagai milik pribadi oleh seorang pengusaha ternak, Taufik. Lahan tersebut kini telah dipagari dan sedang dalam proses pembangunan, yang kemudian memicu opini bahwa pihak kecamatan melakukan pembiaran. Menanggapi hal itu, Camat menyatakan informasi tersebut adalah hoaks.

Kepada media, Junaidi menegaskan komitmennya untuk patuh pada aturan hukum. Ia menyatakan tidak pernah membubuhi tanda tangan pada dokumen apa pun yang berkaitan dengan pengalihan atau penguasaan lahan tersebut, sesuai dengan surat edaran Pemerintah Kabupaten Deli Serdang.

“Setitik tinta pun tidak pernah saya goreskan untuk menandatangani surat mengenai lahan eks PTPN itu. Semuanya saya lakukan sesuai prosedur yang berlaku,” jelasnya lebih lanjut.

READ  Sinergi Potret Labura dan Pemkab Labura Bantu Korban Bencana di Tapsel, Tapteng, dan Aceh

Junaidi juga mengklarifikasi percakapannya dengan wartawan beberapa waktu lalu. Ia menjelaskan bahwa dirinya menyarankan awak media untuk bertanya langsung ke tingkat provinsi karena wewenang terkait lahan tersebut berada di sana, bukan di ranah Pemerintah Kecamatan Pagar Merbau.

Terkait foto dirinya bersama Taufik yang beredar, Junaidi meluruskan bahwa foto tersebut tidak diambil dalam pertemuan privat. Foto itu diabadikan saat dirinya menghadiri acara Pengajian Akbar di sebuah lapangan bola, di mana terdapat banyak warga lain di lokasi tersebut. Ia membantah narasi yang menyebut foto itu adalah bukti kedekatan khusus untuk urusan lahan.

Lebih jauh, ia menanggapi tudingan serius yang menyebut adanya “Camat nakal” di Deli Serdang yang bermain tanah negara, hingga isu tukar guling lahan antar pengusaha. Junaidi memastikan bahwa kabar burung tersebut sepenuhnya tidak benar.

Junaidi bahkan telah mengonfirmasi langsung isu tukar guling tersebut kepada Taufik melalui telepon. Sang pengusaha juga membantah keras dan merasa heran namanya dicatut. Taufik menjelaskan bahwa fotonya bersama Camat diambil di acara pengajian umum yang juga dihadiri Wakil Bupati, Pak Lom Lom, namun foto tersebut sengaja dipotong (crop) agar terlihat hanya berdua.

“Sekali lagi saya tegaskan, keributan antarpenggarap di lahan eks PTPN Desa Pagar Merbau I ini sudah berlangsung lama, jauh sebelum saya mengemban amanah sebagai Camat di sini,” pungkas Junaidi, S.E.
(Red/Tim)

Dukung Jurnalisme Warta Indonesia

Dalam segala situasi, Warta Indonesia berkomitmen menghadirkan fakta jernih langsung dari lapangan. Dukungan Anda membantu jurnalisme tetap independen dan terpercaya.

Berikan Apresiasi Sekarang
   
banner 728x90