WARTA INDONESIA, Sibolangit – Bupati Karo, Brigjen Pol. (Purn.) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., menghadiri kegiatan Musyawarah Pelayanan (MUPEL) XXIII PERMATA GBKP. Acara tersebut diselenggarakan di Kompleks Taman Jubelium 100 Tahun GBKP, RC Suka Makmur, Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, pada Jumat (22/5/2026).
Agenda berkala ini menjadi momentum krusial bagi kaum muda GBKP dalam mengevaluasi seluruh program pelayanan yang telah berjalan. Selain itu, MUPEL kali ini juga mengemban agenda penting untuk memilih jajaran kepengurusan baru PERMATA GBKP untuk periode selanjutnya.
Dalam sambutannya, Bupati Karo menyampaikan apresiasi yang tinggi atas peran strategis PERMATA GBKP sebagai wadah pembinaan generasi muda gereja. Menurutnya, organisasi ini memiliki kontribusi besar dalam memperkuat landasan iman, membentuk karakter yang berintegritas, serta merawat semangat pelayanan. Ia berharap forum ini mampu melahirkan gagasan-gagasan visioner bagi kemajuan organisasi.
“Melalui Musyawarah Pelayanan (MUPEL) ini, kiranya akan muncul ide-ide yang cerdas dan cemerlang dalam membuat program-program pertumbuhan spiritual bagi para PERMATA demi sukacita bersama dan nama Tuhan semakin ditinggikan dan dimuliakan,” ujar Bupati Karo.
Bupati Karo juga menegaskan pentingnya menjaga nilai-nilai kebersamaan selama proses musyawarah berlangsung. Beliau berharap seluruh tahapan pemilihan dan persidangan dapat berjalan secara transparan, demokratis, serta penuh tanggung jawab, sehingga mampu melahirkan sosok pengurus yang berintegritas tinggi dan memiliki komitmen total dalam melayani.
Musyawarah Pelayanan (MUPEL) PERMATA GBKP merupakan forum pengambilan keputusan tertinggi bagi organisasi kepemudaan di lingkungan GBKP yang mempertemukan delegasi dari berbagai wilayah pelayanan.
Kehadiran kepala daerah, seperti Bupati Karo, dalam forum kepemudaan berbasis keagamaan ini menegaskan pentingnya posisi pemuda sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan daerah, khususnya dalam aspek pembangunan sumber daya manusia (SDM).
Secara struktural, PERMATA GBKP berfungsi sebagai inkubator kepemimpinan bagi generasi muda. Forum MUPEL menjadi ruang dialektika formal di mana evaluasi program kerja diselaraskan dengan tantangan zaman modern, termasuk dinamika sosial dan digitalisasi.
Kehadiran Bupati Karo memberikan legitimasi formal bahwa pemerintah daerah memandang penguatan karakter berbasis nilai spiritual sebagai langkah preventif yang efektif dalam membenteng pemuda dari pengaruh negatif lingkungan.
Keterlibatan aktif jajaran pemerintahan dalam kegiatan ini berdampak positif pada terciptanya hubungan yang harmonis dan inklusif antara umara (pemerintah) dan elemen masyarakat keagamaan.
Bagi internal PERMATA GBKP, arahan dari Bupati Karo menjadi stimulus untuk menyusun program kerja yang lebih relevan dan bersinergi dengan kebijakan daerah.
Dalam jangka panjang, sinergi ini diharapkan dapat melahirkan kader pemimpin muda yang siap berkontribusi bagi kemajuan masyarakat Karo secara luas.
Guna memastikan hasil dari MUPEL XXIII ini dapat terimplementasi dengan baik, pengurus PERMATA GBKP yang baru terpilih perlu segera merumuskan program kolaborasi konkret dengan Pemerintah Kabupaten Karo.
Kerjasama ini dapat diwujudkan melalui kemitraan dengan dinas terkait, seperti dalam program pencegahan penyalahgunaan narkoba, pemberdayaan ekonomi kreatif, maupun pelestarian nilai budaya lokal.
Langkah taktis ini akan memastikan visi pertumbuhan spiritual yang diharapkan Bupati Karo dapat bertransformasi menjadi aksi sosial yang berdampak nyata. (WI/Akorta)









