Scroll untuk baca artikel
#
banner 728x90
AkademikOrganisasi

HMPS IAT UINSU dan IKAPDAM Kota Medan Gelar Kajian Agama, Perkuat Sinergi Mahasiswa dan Alumni Pesantren

67
×

HMPS IAT UINSU dan IKAPDAM Kota Medan Gelar Kajian Agama, Perkuat Sinergi Mahasiswa dan Alumni Pesantren

Sebarkan artikel ini
HMPS IAT UINSU dan IKAPDAM Kota Medan Gelar Kajian Agama, Perkuat Sinergi Mahasiswa dan Alumni Pesantren

MEDAN – Himpunan Mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (HMPS IAT) Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan T.A 2026-2027 berkolaborasi dengan Ikatan Alumni Pondok Pesantren Dar Al-Ma’arif (IKAPDAM) Kota Medan menggelar kajian agama pada Ahad, 18 Oktober 2026. Kegiatan ini mengangkat tema “Sinergi Mahasiswa dan Alumni Pesantren dalam Membangun Islam Moderat, Kritis, dan Berkemajuan.”

Kegiatan yang berlangsung di Aula Ma’had Al-Jami’ah UINSU Medan tersebut turut mengusung tema pendamping “Dari Menara Pesantren Menaja Nimbas Akademik: Satukan Langkah, Raih Masa Depan.” Kajian ini menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi antara mahasiswa dan alumni pesantren sekaligus memperluas wawasan keislaman di lingkungan akademik.

Kegiatan tersebut menghadirkan Ustazd Ahmad Nazri Adlani Nasution, M.Sos, sebagai pemateri, dengan Nur Hafiz sebagai pembawa acara. Acara ini turut dihadiri oleh pengurus HMPS IAT UINSU Medan, pengurus IKAPDAM Kota Medan, serta peserta lainnya. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya membangun ruang dialog keislaman yang menghubungkan tradisi keilmuan pesantren dengan dinamika kehidupan akademik mahasiswa.

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh perwakilan pengurus Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, M. Yazid Hasibuan, S.Sos. Kehadirannya menjadi bagian dari dukungan terhadap kegiatan kemahasiswaan yang berorientasi pada pengembangan wawasan keislaman, penguatan tradisi akademik, serta kolaborasi antara mahasiswa dan alumni pesantren.

Ketua HMPS IAT UINSU Medan, Gunawan Safril Pasaribu, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan upaya membangun hubungan yang lebih erat antara mahasiswa dan alumni pesantren. Ia berharap kolaborasi ini tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi dapat berlanjut melalui berbagai program yang memberikan manfaat bagi mahasiswa dan masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun sinergi yang kuat antara mahasiswa dan alumni pesantren. Kami berharap kolaborasi ini menjadi langkah awal untuk melahirkan generasi Islam yang moderat, kritis, dan berkemajuan,” ujarnya.

READ  Wujud Kepedulian Sosial, DPD IPK Kabupaten Karo Gelar Aksi Jumat Berkah di Kabanjahe

Sementara itu, Ketua IKAPDAM Kota Medan, Iqbal Romadhon Siregar, menekankan pentingnya menjaga hubungan antara alumni pesantren dan mahasiswa sebagai bagian dari upaya melanjutkan tradisi keilmuan serta nilai-nilai kepesantrenan di tengah perkembangan zaman.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap hubungan antara mahasiswa dan alumni pesantren semakin erat. Sinergi ini penting untuk menjaga nilai-nilai kepesantrenan, memperkuat tradisi keilmuan, serta mendorong lahirnya generasi Islam yang moderat, kritis, dan mampu menghadapi tantangan zaman,” ujarnya.

Menurutnya, alumni pesantren memiliki peran penting dalam memberikan pengalaman, dukungan, dan inspirasi kepada generasi muda agar mampu berkembang, baik dalam bidang akademik maupun kehidupan sosial. Hubungan yang erat antara mahasiswa dan alumni diharapkan dapat memperkuat keberlanjutan tradisi keilmuan serta membuka ruang kolaborasi yang lebih luas.

Ketua Panitia, Afdil Jeid Nasution, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut, khususnya HMPS IAT UINSU Medan, IKAPDAM Kota Medan, pemateri, dan para peserta.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung dan menyukseskan kegiatan ini. Kami berharap kajian agama ini tidak hanya menjadi forum untuk menambah wawasan keislaman, tetapi juga menjadi langkah awal bagi terjalinnya kolaborasi yang berkelanjutan antara mahasiswa dan alumni pesantren,” ungkapnya.

Dalam pemaparan materinya, Ustazd Ahmad Nazri Adlani Nasution, M.Sos, membahas pentingnya membangun sinergi antara mahasiswa dan alumni pesantren dalam mewujudkan Islam yang moderat, kritis, dan berkemajuan. Ia menekankan bahwa nilai-nilai keilmuan dan akhlak yang diperoleh di pesantren perlu terus dikembangkan melalui pendidikan akademik, dialog, serta keterlibatan aktif dalam kehidupan masyarakat.HMPS IAT UINSU dan IKAPDAM Kota Medan Gelar Kajian Agama, Perkuat Sinergi Mahasiswa dan Alumni Pesantren

Ia juga menyoroti pentingnya kemampuan berpikir kritis bagi mahasiswa dalam memahami berbagai persoalan keagamaan dan sosial tanpa meninggalkan nilai-nilai Al-Qur’an dan ajaran Islam. Sikap moderat diperlukan untuk menyikapi perbedaan secara bijaksana, sedangkan semangat berkemajuan mendorong generasi muda Islam agar mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

READ  Pelantikan HMPS IAT 2026–2027: Sinergi Baru Menuju Prestasi

Melalui kajian tersebut, peserta diharapkan mampu menjaga tradisi keilmuan pesantren sekaligus mengembangkan wawasan akademik yang relevan dengan tantangan masa kini. Sinergi antara mahasiswa dan alumni pesantren diharapkan dapat memperkuat peran generasi muda dalam membangun kehidupan beragama yang harmonis, mengembangkan pemikiran kritis, serta mendorong lahirnya kontribusi positif bagi masyarakat.

Melalui kegiatan ini, HMPS IAT UINSU Medan dan IKAPDAM Kota Medan diharapkan dapat terus menjalin kerja sama dalam bidang pendidikan, keagamaan, dan pengembangan kapasitas generasi muda. Kolaborasi tersebut menjadi langkah strategis dalam membangun generasi Islam yang berwawasan luas, berintegritas, serta mampu menghadapi tantangan zaman dengan berlandaskan nilai-nilai keislaman.

Dukung Jurnalisme Warta Indonesia

Dalam segala situasi, Warta Indonesia berkomitmen menghadirkan fakta jernih langsung dari lapangan. Dukungan Anda membantu jurnalisme tetap independen dan terpercaya.

Berikan Apresiasi Sekarang