Medan – Himpunan Mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (HMPS IAT) menggelar kegiatan “Berbagi Takjil & Iftar Jama’i” pada Selasa, 10 Maret 2026. Kegiatan yang berlangsung di selasar kampus dengan suasana lesehan yang khidmat ini menjadi momentum mempererat ukhuwah antara pengurus HMPS IAT, alumni, dan pengelola program studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir.
Kegiatan diawali dengan sambutan Ketua HMPS IAT, Gunawan Safril, yang menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya agenda kebersamaan tersebut. Menurutnya, kegiatan berbagi takjil dan buka puasa bersama tidak hanya menjadi rutinitas tahunan di bulan Ramadan, tetapi juga sebagai bentuk implementasi nilai-nilai Al-Qur’an yang dipelajari mahasiswa.
“Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas Ramadan, melainkan wujud nyata dari nilai-nilai Al-Qur’an yang kita pelajari, yaitu memberi dan berbagi. Saya berharap kebersamaan ini menjadi energi bagi seluruh pengurus untuk menjalankan roda organisasi satu periode ke depan dengan lebih solid,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, alumni sekaligus demisioner HMPS IAT, Rasyid Batubara, M.Ag, turut memberikan motivasi kepada para mahasiswa. Ia menekankan pentingnya menjaga tradisi intelektual dan kekeluargaan di lingkungan Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir.
“HMPS adalah rumah belajar. Saya bangga melihat adik-adik terus menghidupkan tradisi positif ini. Teruslah berproses, karena pengalaman organisasi inilah yang akan membentuk kedewasaan berpikir ketika kalian terjun ke masyarakat nanti,” ungkapnya.
Apresiasi juga disampaikan oleh Pengelola Prodi yang diwakilan oleh staf Program Studi IAT, Muhammad Fakih Hasibuan, M.Ag, yang hadir dalam kegiatan tersebut. Ia menilai inisiatif mahasiswa dalam mengelola kegiatan sosial dan keagamaan patut diapresiasi sebagai bentuk kemandirian organisasi mahasiswa.
“Kami di Prodi selalu mendukung inisiatif mahasiswa yang membawa dampak positif. Kehadiran kami di sini merupakan bentuk dukungan moral bahwa mahasiswa dan prodi adalah satu kesatuan yang tidak terpisahkan dalam membangun nama baik IAT,” katanya.
Sementara itu, Ketua Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Dr. Ali Darta, M.A, secara terpisah juga menyampaikan pesan kepada seluruh mahasiswa yang mengikuti kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa Ramadan merupakan momentum pembinaan diri, tidak hanya dalam aspek spiritual, tetapi juga dalam pengembangan intelektual.
“Ramadan adalah bulan tarbiyah. Saya berpesan agar kegiatan berbagi ini tidak berhenti pada urusan konsumsi saja, tetapi juga berbagi ilmu dan manfaat. Jaga integritas akademik sembari tetap aktif berorganisasi. Semoga keberkahan Ramadan menyertai langkah HMPS IAT,” pesannya.
Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama dan dilanjutkan dengan berbuka puasa menggunakan menu takjil sederhana. Suasana kebersamaan yang hangat mencerminkan nilai kesederhanaan dan kedekatan antar seluruh elemen keluarga besar Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir.
Dukung Jurnalisme Warta Indonesia
Dalam segala situasi, Warta Indonesia berkomitmen menghadirkan fakta jernih langsung dari lapangan. Dukungan Anda membantu jurnalisme tetap independen dan terpercaya.
Berikan Apresiasi Sekarang









