Scroll untuk baca artikel
#
banner 728x90
AkademikLingkunganMedanNasionalPemerintahSumut

Analisis Dampak Cuaca Ekstrem Provinsi Sumut: Hujan Sangat Lebat Picu Bencana Hidrometeorologi di Kab. Langkat.

93
×

Analisis Dampak Cuaca Ekstrem Provinsi Sumut: Hujan Sangat Lebat Picu Bencana Hidrometeorologi di Kab. Langkat.

Sebarkan artikel ini

Dari analisis dinamika atmosfer, kondisi cuaca di Sumut dipengaruhi oleh suhu muka laut yang hangat, konvergensi dan belokan angin, serta gelombang atmosfer MJO yang aktif.

Google Image. Dampak Cuaca Ekstrem Provinsi Sumut
Google Image. Dampak Cuaca Ekstrem Provinsi Sumut

Medan-wartaindonesia.org. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah I mencatat telah terjadi bencana hidrometeorologi di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara pada tanggal 5 – 6 September 2026.

Berdasarkan data pengamatan, curah hujan tertinggi terjadi pada 6 September 2026 di AAWS Hinai Langkat sebesar 141.6 mm dan Pos Hujan Cempa 141 mm. Kedua wilayah tersebut masuk kategori “Hujan Sangat Lebat”. Pos lain seperti Padang Tualang dan Gebang juga mencatat 114 mm.

Lokasi terdampak berada di sekitar wilayah Pangkalan Brandan – Tanjung Pura, Kabupaten Langkat,”. Demikian disampaikan Kepala Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Wilayah I, Dr. Hendro Nugroho, ST. M. Si, Senin (7/9/2026)

Dari analisis dinamika atmosfer, kondisi cuaca di Sumut dipengaruhi oleh suhu muka laut yang hangat, konvergensi dan belokan angin, serta gelombang atmosfer MJO yang aktif. Ditambah kelembapan udara sangat tinggi pada lapisan 850-500 mb, kondisi ini memicu pertumbuhan awan konvektif skala lokal yang masif.

Interpretasi citra radar Medan juga menunjukkan bibit awan konvektif berkembang di wilayah Langkat, Medan, Deli Serdang, dan Binjai. Puncaknya terjadi pada 7 September 2026 pukul 00.25 – 01.25 WIB dengan intensitas hujan sedang hingga lebat di Langkat.

Rekomendasi BMKG:

  1. Waspada cuaca ekstrem, berupa hujan ringan hingga lebat yang disertai kilat/petir dan angin kencang siang hingga malam hari.
  2. Wasapada sambaran petir dengan berteduh di tempat tertutup dan menghindari pohon, tiang listrik, serta area terbuka.
  3. Daerah rawan longsor dan banjir: Masyarakat di wilayah bertopografi curam/bergunung dan dataran rendah dekat aliran sungai diminta meningkatkan kewaspadaan selama beberapa hari ke depan.
  4. Prospek 3 hari ke depan: Masih terdapat potensi hujan ringan hingga lebat skala lokal di wilayah Langkat, Medan, Binjai, dan Deli Serdang.
READ  Buka Sosialisasi Kehumasan, Wamen Ossy Berpesan agar Strakom Bersifat Informatif, Edukatif, Partisipatif, dan Transformasional

Masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG.

Pewarta: M. Ash-Shidiqqi
Editor : Abdul Aziz

Dukung Jurnalisme Warta Indonesia

Dalam segala situasi, Warta Indonesia berkomitmen menghadirkan fakta jernih langsung dari lapangan. Dukungan Anda membantu jurnalisme tetap independen dan terpercaya.

Berikan Apresiasi Sekarang