Scroll untuk baca artikel
#
AkademikNasionalOrganisasi

Ruang Kelas Darurat Bantuan Kemendikdasmen RI dan PERSIS di Tapteng Digunakan Sambut Tahun Ajaran Baru dan MPLS

16
×

Ruang Kelas Darurat Bantuan Kemendikdasmen RI dan PERSIS di Tapteng Digunakan Sambut Tahun Ajaran Baru dan MPLS

Sebarkan artikel ini

Tapanuli Tengah – Wartaindonesia.org – Ruang Kelas Darurat (RKD) yang dibangun melalui bantuan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Kemendikdasmen RI) bekerja sama dengan Persatuan Islam (PERSIS) kini telah dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung kegiatan belajar mengajar di wilayah Tapanuli Tengah.
Fasilitas RKD tersebut digunakan oleh SMP Insani Sorkam, PAUD Raflesia, dan SPS P.A. Hosiana sebagai sarana pembelajaran dalam menyambut Tahun Ajaran Baru 2026/2027 serta pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).
Keberadaan ruang kelas darurat ini menjadi jawaban atas kebutuhan mendesak dunia pendidikan pascabencana yang sebelumnya mengakibatkan kerusakan sejumlah bangunan sekolah. Kini, para siswa dapat kembali belajar dengan aman dan nyaman di ruang kelas yang layak, sementara para guru dapat melaksanakan proses pembelajaran secara lebih efektif.
Selain digunakan untuk kegiatan MPLS bagi peserta didik baru, RKD juga telah menjadi tempat berlangsungnya berbagai aktivitas pendidikan, termasuk proses belajar mengajar rutin, kegiatan PAUD, hingga pelaksanaan acara sekolah seperti wisuda dan pentas seni.
Kerja sama antara Kemendikdasmen RI dan Persatuan Islam (PERSIS) menjadi bukti nyata sinergi pemerintah dan organisasi kemasyarakatan dalam mendukung keberlangsungan pendidikan, khususnya di daerah yang terdampak bencana.
Pihak sekolah menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas bantuan tersebut. Mereka berharap keberadaan RKD dapat terus memberikan manfaat bagi peserta didik sembari menunggu pembangunan sarana pendidikan yang lebih permanen.
Dengan dimulainya tahun ajaran baru, semangat belajar para siswa di SMP Insani Sorkam, PAUD Raflesia, dan SPS P.A. Hosiana semakin tumbuh. Kehadiran ruang kelas darurat bukan sekadar menghadirkan bangunan fisik, tetapi juga menjadi simbol harapan bahwa pendidikan harus tetap berjalan dalam kondisi apa pun.
“Pendidikan tidak boleh berhenti karena bencana. Melalui kolaborasi Kemendikdasmen RI dan Persatuan Islam (PERSIS), harapan anak-anak Tapanuli Tengah untuk terus belajar kembali terwujud.”